jump to navigation

setelah BABEL May 20, 2007

Posted by dirga primawan in puisi.
trackback

hendak bangkit

mengenali diri

di antara puing-puing reruntuhan

memungut yang masih tersisa

dalam serak-serakan kelam

Tidak sendiri

ada tangan gaib yang menuntun

menguatkan dari dalam

membenahi kembali yang remuk redam

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: